MELAWI – Ratusan pendidik, pemerhati pendidikan, dan pegiat lingkungan dari berbagai daerah mengikuti Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII yang digelar di Graha PGRI Melawi pada 11–12 Agustus 2025.
Tahun ini TPN mengusung tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim” dengan tujuan mendorong lahirnya generasi cerdas sekaligus peduli kelestarian alam.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Paulus. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjadikan alam sebagai sahabat dalam kehidupan dan pembelajaran.
“Pendidikan harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli pada lingkungan. Alam adalah guru besar yang perlu kita rawat bersama,” ujarnya, Senin (11/8).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melawi, Yussenno, menambahkan bahwa TPN XII menjadi momentum memperkuat jejaring pendidik sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pendidikan berkelanjutan.
“Tema ini mengajak kita mengaitkan proses belajar dengan kepedulian lingkungan, sehingga siswa memiliki karakter tangguh dan berwawasan hijau,” jelasnya.
Sebagai wujud komitmen, panitia dan peserta sepakat tidak menggunakan kantong plastik sepanjang acara. Peserta juga diimbau membawa peralatan makan dan minum sendiri guna mengurangi sampah sekali pakai.
Rangkaian kegiatan TPN XII meliputi seminar, diskusi panel, dan lokakarya. Topik yang dibahas antara lain strategi pembelajaran ramah lingkungan, integrasi literasi hijau dalam kurikulum, serta inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan iklim.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi Pemkab Melawi, komunitas pendidik, dan berbagai organisasi pendidikan nasional.
Dengan semangat kebersamaan, TPN XII diharapkan menjadi gerakan bersama untuk mencetak generasi pembelajar yang peduli, kreatif, dan berkelanjutan
