Bupati Kubu Raya Ajak Masyarakat Berdemo Tanpa Anarkis

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para pejabat dan masyarakat untuk melakukan introspeksi di tengah situasi bangsa saat ini.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para pejabat dan masyarakat untuk melakukan introspeksi di tengah situasi bangsa saat ini.
banner 120x600

KUBU RAYA – Bupati Sujiwo, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Faqihil Muqoddam, Sungai Ambawang.

Dalam acara tersebut, ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai ajang introspeksi diri. Sujiwo menyoroti kondisi bangsa yang sedang dilanda perpecahan.

Ia mengakui bahwa menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi adalah hal yang wajar. Namun, ia juga mengimbau agar aksi tersebut dilakukan secara bermartabat dan menghindari tindakan anarkis.

Menurutnya, kerugian akibat anarkisme akan ditanggung oleh rakyat dan negara.

BACA JUGA: Bupati Sujiwo Apresiasi Paskibraka Kubu Raya, Dorong Nasionalisme Pelajar

Pelajaran dari Setiap Peristiwa

Sujiwo mengingatkan para pejabat publik, termasuk eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan, untuk menjadikan setiap peristiwa yang terjadi sebagai bahan renungan.

“Apakah kita sebagai bupati sudah menjadi bupati yang baik? Apakah anggota DPR sudah menjalankan tugasnya dengan baik?” ucap Bupati Kubu Raya ini.

Ia juga menekankan bahwa kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat harus dijawab dengan tindakan yang bijak, bukan dengan hal-hal yang tidak terpuji.

Sujiwo meyakini bahwa setiap peristiwa yang terjadi memiliki hikmah. “Marilah kita ambil hikmah itu agar ke depan hal-hal yang tidak kita inginkan tidak lagi terjadi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *